//
you're reading...
Bahasa Indonesia

Laskar Pelangi The Movie

Laskar Pelangi The Movie adalah sebuah film terbaru yang diangkat dari sebuah novel dengan judul yang sama Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata. Film yang digarap oleh duo movie maker yang cukup berkualitas, Riri Riza dan Mira Lesmana, ini menyajikan tontonan berkualitas. Ketika begitu banyaknya film-film Indonesia lainnya yang lebih menekankan mistis, cinta, dan kekerasan, Laskar Pelangi sebaliknya menyampaikan pesan-pesan moral yang mungkin terlupakan oleh para penonton.

Karena saya tidak mau memberikan spoiler, jadi saya kupas sedikit saja. Film ini saya katakan bagus. Cerita persahabatan anak-anak belitong yang mengharukan. Bagaimana mereka saling bahu membahu menyelesaikan permasalahan. Dan keseharian mereka yang polos sebagai anak belitong.

Jika Anda ingin tontonan berkualitas, film ini bisa jadi pilihan yang menarik. Tapi mungkin bukan untuk ditonton di bioskop. Ini lebih cocok dibeli DVD nya sebagai koleksi dan ditonton di rumah saja. Karena sound yang digunakan memang tidak selevel Transformer, Iron Man, ataupun Batman. 😀

Lirik lagu Laskar Pelangi yang dibawakan Nidji :

Mimpi adalah kunci
untuk kita menaklukkan dunia
berlarilah
tanpa lelah sampai engkau
meraihnya

laskar pelangi
takkan terikat waktu
bebaskan mimpimu di angkasa
warnai bintang di jiwa

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya…

cinta kepada hidup
memberikan senyuman abadi
walau hidup kadang tak adil
tapi cinta lengkapi kita

laskar pelangi
takkan terikat waktu
jangan berhenti mewarnai
jutaan mimpi di bumi

menarilah dan terus tertawa
walau dunia tak seindah surga
bersukurlah pada yang kuasa
cinta kita di dunia

selamanya

Advertisements

About Winnu Ayi

Computer Engineer. Computer Scientist.

Discussion

10 thoughts on “Laskar Pelangi The Movie

  1. gua baca Novelnya juga Boz. Di Novelnya karakter dari setiap tokohnya sangat kuat.

    Begitu liat filmnya, kita dimanjain ama pandangan visual sama simbol kejadian kejadian dari dalam novel. EXCELLENT!!

    Nonton ampe dua kali, ama Pacar (siapa lagi, hehehe), terus ama sekeluarga. dan Bokap salut ama film nie..

    Kerennn, jadi semangat nie untuk lanjut sekolah lagi, karena : “Mimpi adalah Kunci….”

    Posted by ariewibowo165 | 5 October 2008, 21:33
  2. dah baca bukunya belon yi’…….bagussss bgt….apalagi yang sang pemimpi…coba deh….
    hmmmm….gak sabar nunggu buku keempatnya…maryamah karpov….kapan yah…terbitnya…

    Posted by chity | 6 October 2008, 09:44
  3. nonton sama sapa win? 😀

    Posted by pman | 6 October 2008, 10:44
  4. @chity : bukunya dah beli ti. tapi baru dibaca beberapa bab. abis itu sibuk TA. skrg lg mo dilanjutin. wew… dah 3 buku donk dibaca. bakal ada yg ke-4 jg toh?

    @pman : nonton ama penggemarMU!!!

    Posted by Winnu Ayi | 6 October 2008, 10:57
  5. Saya lebih suka filmnya dibanding bukunya. Dari segi inspirasi, bukunya Andrea Hirata menarik, tapi bahasanya cenderung hiperbola, sehingga berbeda sekali dengan buku “To kill a mockingbird” yang menceritakan petualangan anak-anak dilihat dari sisi usianya.

    Posted by edratna | 7 October 2008, 01:40
  6. di rileks udah keluar blom win 🙂
    Downloatin dunks… 😀

    Posted by andhy | 7 October 2008, 10:01
  7. @edratna : wah buku “To kill a mockingbird” belum baca. kata temen jg bagus buku ini bu. pemenang penghargaan jg katanya. bs dijadikan daftar buku berikutnya yg saya beli.

    @andhy : belum ngecek ndy. ntar deh didonlotin dan diamankan di lab vlsi. sok kadieu mang!

    Posted by Winnu Ayi | 8 October 2008, 01:16
  8. @ariewibowo165 : wah kommen lo masuk spam, bow. (kok bisa ya?). iyah bagus nih pelem. bikin jadi pengen nimba ilmu tinggi-tinggi terus beberapa taon lagi balik ke kampung. 😀
    ntn 2x? hmm… wah belum jadian tuuh… hehehe

    Posted by Winnu Ayi | 4 February 2009, 02:32
  9. jadikan tontonan wajib terutama utk guru dan anak didiknya…
    jadi inget masa kecil…
    aku baru liat di VCD yang baru keluar..
    rasanya sampai tumbuh daun dibadanku menunggu VCDnya…
    ( gedung bioskop di kampungku dah tutup )
    dah 3 X nonton, spt dongeng menjelang tidur…
    novelnya sampe jilid terakhir selalu dibawain dr temen… tapi…
    aku lebih suka filmnya…

    Posted by yogie melodramma | 2 April 2009, 02:54
  10. @yogie melodramma: hehehe… ampe tumbuh daun gituh. film ini memang banyak nilai-nilai mendidik. tontonan berkualitas. 3x nonton? wow…

    Posted by Winnu Ayi | 17 May 2009, 14:38

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: