//
home

Latest Post

Menulis Adalah Awal dari Sebuah Peradaban

Itu pesan yang disampaikan almarhum abang siswa Sigit Firmansyah (TN9) yang selalu teringat hingga sekarang. Mudah diucapkan dan sulit untuk dilakukan. Terlebih bagi yang jarang menulis dan lebih banyak coding seperti saya. Dan saat ini mulai menulis bab kedua thesis, Fundamentals and Related Works, di mana banyak isinya berhubungan dengan paper lain. Selama 3 minggu dihabiskan untuk membaca banyak paper, menggarisbawahi/men-stabilo paragraf-paragraf penting, dan memberi catatan kecil di bagian kosong paper agar paragraf-paragraf yang sulit dipahami menjadi lebih jelas. Tidak semua paper diprint, sebagian dibaca langsung dari Adobe Reader. Saat menulis akan dimulai, mencoba membaca kembali semua yang sudah ditandai dan dicatat, bertebaran entah di paper yang mana. Sulit untuk ditelusuri kembali. Semua yang diingat, hilang seketika. Sungguh 3 minggu yang sia-sia rasanya.

Jangan pernah percaya dengan ingatan. Ingatan itu senang berbohong dan berteman dengan keragu-raguan. Entah sudah keberapa kalinya banyak hal menarik yang lupa dan kadang muncul kembali, termasuk ide-ide untuk tulisan di blog atau bahkan di-coding. Dan sering kali pikiran berpindah-pindah dari satu topik ke topik lain tidak menentu, terpecah ketika iseng membaca berita-berita menarik di IEEE Spectrum atau MIT TechnologyReview.com dan muncul ide-ide baru.

Satu solusi yang menarik datang dari Hardi Sukrisman, teman Wirtschaftinformatik di kampus, dengan menggunakan software sejenis MindMapping bernama Sciplore versi beta (dan sudah keluar versi rilis, Docear). Teknik Mind Mapping mungkin sering terdengar atau setidaknya tahu, tapi sama sekali tidak pernah dicoba. Ternyata dikombinasikan dengan Foxit Reader, benar-benar berguna. Foxit Reader memungkinkan pengguna untuk meng-highlight (stabilo), memberi catatan kecil, dan menandai dengan bookmark. Fitur terakhir yang paling penting karena Sciplore akan mengimpor bookmark tersebut ke dalam worksheet Sciplore.

Bahkan karena Foxit Reader versi Linux tidak sebagus versi Windows, saya bela-belain untuk meng-compile Foxit Reader 5.x versi Windows menggunakan Wine 1.4-rc3 selama sejam. 90% bekerja baik. Dokumen PDF yang dibuat dengan LaTeX dapat dibuka, sedangkan yang bukan dengan LaTeX, beberapa tidak bisa. Belum diketahui PDF dari PDF Generator mana yang tidak bisa dibuka. Untuk yang menggunakan Windows, semuanya berjalan sempurna.

Ini sebenarnya hanya teknik lama yang sudah diajarkan oleh guru-guru SD atau SMP ketika murid diajari cara menulis yang baik, yang kemudian dipoles dengan visualisasi dan user experience yang intuitif.

Secara keseluruhan, saya sangat puas dan menganjurkan. Banyak materi penting dari paper-paper yang dikumpulkan jadi satu lebih mudah untuk dianalisis hingga mempercepat penulisan. Software ini juga cocok untuk menuliskan ide-ide liar yang berkeliaran tidak tentu atau kliping fakta berupa angka-angka yang ada di internet, seperti hasil market research Nielsen atau laporan kemajuan pembangunan di daerah-daerah.

Selain itu, lebih hemat kertas yang artinya menghemat uang dan Mind Mapping dalam software memungkinkan untuk digunakan lagi jika ada tulisan atau ide-ide lain.

Semoga software ini menambah minat menulis orang Indonesia, terlebih dalam bahasa Indonesia dan lebih khusus lagi dalam bahasa daerah. Menulis dalam bahasa Inggris juga tidak masalah agar lebih dikenal global, hanya saja sekarang referensi-referensi yang bermanfaat dalam bahasa Indonesia atau daerah sangat sedikit. Menulis dalam bahasa Indonesia bertujuan mencerdaskan bangsa kita sendiri. Orang Jerman banyak menerjemahkan buku-buku berbahasa Inggris, khususnya akademik, ke dalam bahasa mereka sendiri, dan seperti itulah mereka bisa membangun peradaban mereka sendiri, bersaing di level internasional. Mudah bagi mereka untuk menemukan literatur dalam bahasa Jerman. Bukannya membangun peradaban dengan merusak dan membakar bangunan seperti yang marak terjadi di negeri kita tercinta. Itu konyol namanya.

Mari sebarkan ilmu dengan menulis, baik itu bidang elektronik, penerbangan, sipil, lingkungan, sosial hingga sekedar bagaimana memasak coto makasar yang enak. Dalam jangka pendek efeknya mungkin tidak terlihat, tapi dalam jangka panjang, 10 tahun lagi, efeknya akan terasa bermanfaat. Jangan kuatir jika tulisan awalnya tidak berkualitas karena semakin sering menulis gaya tulisan pun akan berubah, seperti tulisan pertama di blog ini tahun 2006.

Danke, Hardi! Ich wünsche du hat mir diese Software seit letze 3 Woche gesagt. Sehr günstig!

NB: Tulisan kali ini tidak seperti 4 tulisan sebelumnya yang lebih banyak referensi karena adanya deadline progress report 3 hari lagi.

NBB: Dan pastinya ini bukan promosi software karena semua yang disebutkan gratis. Jika ada software Mind Mapping atau ada solusi cara menulis yang lebih baik, silakan di-share 

Bahasa / Sprache / Language

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.