
Ah gila film ini!! Baru saja selesai ditonton. Film ini memiliki kesamaan genre dengan Back to The Future, tentang terjadinya paralel waktu dan dimensi yang saling terkait. Dan pasti bikin siapa pun yang menontonnya tidak akan bisa menebak alur ceritanya. Terlalu banyak kemungkinan jalan cerita. Jauh lebih menegangkan daripada Back to The Future. Mengapa demikian? Karena film ini juga menunjukkan sisi pembunuhan yang tidak terpecahkan di tahun 1966 dan 1999. 30 TAHUN! Crazy!
Endingnya… Happy Ending? atau Bad Ending? No way! Tonton sendiri! I recommend all of you who want to waste your time to watch this movie!
NB : penulis storylinenya pasti sering minum aspirin…
jang, awak punya blog sekarang!
Posted by tomi kasep | 2 February 2009, 02:06nonton ahhh…. buat malem mingguan.
Posted by Abdee | 7 February 2009, 07:35masa masa masaaaa??? jadi ingin menonton juga… buat besok selasa ah..
Posted by LutFi | 8 February 2009, 13:21ada lagi blog yang baru cep, sisi lain dari blog yang satunya,hahaha
Posted by tomikasep | 18 February 2009, 07:05Mana mau gw nonton film yang ga jelas endingnya -.-
Gw kan ga suka film sad ending nu.. (ga banget ya :p tapi beneran.. jadi suka sedih kebawa2 soalnya)
Posted by narpen | 19 February 2009, 04:37Wahhh, mana spoiler nya ???? wahahahaha…. yawda langsung donlot deh, thanks
Posted by Raffaell | 24 February 2009, 03:47@tomi kasep: lanjutkan!
@abdee: wehehe… bersama pasangan akan lebih nikmat. krn dia akan sibuk meluk abdee krn deg-degan ntn pelemnya.
@lutfi: sok sok… segera ditonton biar gk stress
@narpen: wah lo kudu wajib mesti nonton pen, gk ngerasa istilah frekuensi sering diajarkan dosen tercinta kita… sebagai anak e***lektro mesti ngerti. hahaha!!
@raffaell: spoilernya -> dan terjadilah bahu-membahu antara ayah anak yang beda terpisahkan oleh waktu sebanyak 30 tahun utk memecahkan misteri pembunuhan berantai. tonton tonton!!
Posted by Winnu Ayi | 28 February 2009, 00:24keren bro filmnya
Posted by AlbertusChW | 17 September 2009, 03:52